Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Oktober 2015

Jenis Laundry yang Dapat Dikembangkan


Ketika kita datang ke kota pelajar atau kota yang ramai dengan pelajarnya, berjalan-jalanlah mengelilingi daerah tersebut dan pemandangan yang akan Anda dapatkan adalah dimana-mana terdapat papan bertulisan tentang nama usaha laundry. Memang tidak dapat dipungkiri kota yang selalu ramai dengan pelajar memiliki pangsa besar untuk membangun usaha laundry.

Tidak hanya berhenti menjadi seorang yang suka melakukan aktivitas atau menjadi pelanggan laundry. Para konsumen ini terkadang ingin juga membangun usaha laundry dengan dalih ingin memberi pelayanan yang berbeda dengan laundry lainnya. Namun ketika mereka memiliki pemikiran untuk ini rupanya mereka ada yang salah kaprah dalam membangun usahanya. Laundry bukanlah suatu usaha dimana kita menerima konsumen yang akan mencuci bajunya dengan jasa laundry kita, kemudian kita mencuci semuanya lalu disetrika dan selesai begitu saja. Laundry selain mencuci mereka juga harus sadar bahwa bahan kain yang digunakan oleh setiap konsumen itu berbeda-beda. Oleh karena itu tidak semua pakaian bisa kita cuci semena-mena.
Bagi Anda yang ingin membangun usaha laundry sebaiknya Anda perhatikan dengan baik apa saja jenis-jenis laundry supaya Anda bisa memahami dan mengerti tata dasar laundry itu apa:


Jasa laundry kiloan

Jasa laundry kiloan adalah suatu layanan laundry yang diberikan kepada konsumen dengan patokan berat laundry yang mereka berikan pada kita berapa dalam hitungan kilogram. Untuk harga yang dibandrol pun sesuai dengan harga perkilo yang ditetapkan di laundry tersebut. Dan dalam layanan laundry kiloan ini mencakup layanan cuci kering setrika atau mereka terkadang meminta untuk tidak disetrika. Maka sebaiknya pisahkan layanan laundry cuci kering setrika dan cuci kering tanpa setrika biarkan mereka yang memilih. Harga keduanya pun sebaiknya dibedakan karena penggunaan dayanya sudah berbeda.


Jasa laundry bulanan

Jasa laundry bulanan hampir sama dengan jasa laundry kiloan, hanya saja laundry ini biasanya lebih ekonomis karena harganya berbeda dengan harga laundry kiloan biasa. Biasanya laundry kiloan bulanan ini diberikan khusus bagi mereka konsumen yang mendaftarkan diri sebagai member.


Jasa pencucian karpet, bed cover, dan gorden

Seperti sudah tertuliskan dengan jelas, jasa laundry ini hanya menerima laundry dalam jenis karpet, bed cover dan gorden saja. Biasanya laundry biasa juga menerima atau membuka layanan ini, hanya saja mereka biasanya menghitungnya dalam jumlah potongan, tidak dimasukkan dalam kiloan.


Jasa laundry seragam perusahaan

Untuk menggunakan jasa laundry ini biasanya harus ada kerja sama khusus antara laundry dengan perusahaan. Ketika sudah terjalin kontrak, baru mereka bisa melaundrykan seragam perusahaan atau yang lainnya yang masih dalam fasilitas perusahaan. Harga dengan laundry biasa pun jelas berbeda dengan yang lainnya.


Jasa laundry untuk karyawan perusahaan

Jenis laundry ini sama dengan jasa laundry sebelumnya, hanya saja perbedaan pada harga yang ditawarkan pada seorang karyawan. Jenis laundry ini biasanya menjadikan mereka sebagai pelanggan tetap di laundry tersebut.

Dry clean

Jenis jasa laundry ini berbeda dengan jenis laundry biasanya, karena dry clean ini biasanya digunakan untuk layanan pencucian jas, kebaya , boneka, sepatu, dan topi dengan jenis bahan-bahan tertentu, dan lain-lain.


Jasa laundry hotel

Jasa ini hampir sama dengan jasa laundry perusahaan. Perbedaannya hanya dalam jumlah kapasitas pencucian perhari serta jenis yang dilaundry. Untuk harganya masih sama seperti biasanya sesuai kesepakatan yang tercipta diawal dan dengan metode pembayaran yang sudah ditentukan diawal.


Wet clean

Jasa laundry ini hampir sama dengan dry clean, tetapi orang menyebutnya laundry ini lebih ramah lingkungan, karena tidak menggunakan jenis deterjen yang dapat merusak lingkungan sekitar.

Jika Anda sudah mengetahui tentang jenis-jenis ini jangan samakan antara satu bahan dengan bahan lainnya serta jenis pelayanan untuk satu orang kepada orang lain.

sumber : bisnishack(dot)com

Jumat, 10 Juli 2015

Mesin yang Dibutuhkan Untuk Usaha Laundry

Mesin Utama Yang Dibutuhkan Untuk Usaha Laundry Kiloan

“Apa saja mesin yang dibutuhkan dalam membuka usaha laundry kiloan?”

Saya sering mendapat pertanyaan diatas dari calon pengusaha laundry ketika saya menawarkan bisnis laundry kiloan pada mereka.
Nah, untuk anda yang memiliki pertanyaan serupa atau ingin mengetahui apa saja mesin yang digunakan untuk membuka usaha laundry kiloan. Maka informasi dibawah ini diharapkan dapat membantu anda untuk memberikan gambaran secara umum tentang usaha laundry kiloan.
Bisnis laundry tak lepas dari yang namanya mesin. Mulai dari mesin cuci, mesin pengering, mesin ironing, dan mesin-mesin lainnya. Mengapa harus menggunakan mesin? Karena dalam usaha laundry kiloan biasanya order pakaian yang kita dapatkan jumlahnya banyak. Kita tidak bisa memaksakan menggunakan tehnik mencuci traditional dengan cara merendam, menggilas dengan papan pencuci, membrush pakaian, menjemur dan lain sebagainya karena dalam bisnis ini, kita diharapkan bisa lebih praktis agar lebihcost effective (hemat dan untung).
MESIN CUCI/WASHING MACHINE
Mesin cuci atau washing machines yang digunakan dalam bisnis laundry kiloan biasanya sama dengan apa yang biasa digunakan pada rumah tangga umumnya. Mesin ini bisa didapatkan di banyak toko elektronik dengan merek-merek familiar seperti LG, Samsung, Huebsch, Speed Queen atau Electrolux.
Saat ini ada ‘dua model mesin cuci’ yang beredar dipasaran yang keduanya ‘bisa anda gunakan untuk laundry kiloan’:

A. Mesin cuci ‘front loading’ atau buka depan.
- Anda bisa menyususnnya secara vertical/ditumpuk untuk menghemat ruang.
Kekurangan mesin front loading:
- Harganya lebih mahal.
- Listrik yang digunakan besar. B. Mesin cuci ‘top loading’ atau yang membuka keatas.


Kelebihan mesin top loading:
- Daya listrik yg digunakan lebih kecil.
- Harga lebih murah dari front loading.
- Dapat digunakan untuk merendam.
- Mesin terbaru saat ini sudah memiliki banyak fitur ada quick wash, spin, timer, dll.
Kekurangan mesin top loading:
- Tidak bisa disusun vertical/ditumpuk karena kita membukanya keatas.
- Putaran rpm mesin lebih rendah sehingga waktu mencuci lebih lama.
- Tidak bisa mengatur temperatur.
- Memasukan kimia laundry biasanya secara manual.


MESIN PENGERING / DRYER / TUMBLE DRYER
Mesin pengering atau dryer biasanya digunakan agar proses pengeringan pakaian lebih cepat (hanya butuh waktu sekitar 1-2 jam) daripada kita menjemurnya di jemuran pakaian biasa. Selain itu, dengan menggunakan dryer, biasanya pakaian lebih hiegienis dan cara kerja anda di laundry jauh lebih praktis karena anda tidak perlu takut hujan, kekurangan tempat dan kehilangan pakaian akibat terbawa angin/dimaling jemuran.

Saat ini ada dua jenis model mesin dryer yang ada dipasaran dan bisa digunakan dalam laundry kiloan:
A. Mesin Pengering Listrik

Kelebihan mesin dryer listrik:
- Lebih praktis untuk dipasang.
Kekurangan mesin dryer listrik:
- Listrik yang digunakan besar.
B. Mesin Pengering Gas

Kelebihan mesin pengering gas:
- Menggunakan daya listrik yang rendah.
- Lebih hemat (ekonomis) karena menggunakan gas sebagai bahan bakar untuk pemanasnya.
Kekurangan mesin pengering gas:
- Anda harus bolak balik mengganti tabung gas bila habis.
- Pemasangan sedikit repot karena ada instalasi gas, dan listrik.


MESIN IRONING / SETRIKA
Mesin ironing biasanya digunakan untuk merapikan pakaian setelah proses pencucian dilakukan. Ada 2 jenis mesin setrika saat ini yaitu setrika uap dan setrika listrik.

A. Mesin Setrika Listrik:
Setrika listrik ini bisa anda dapatkan dibanyak rumah tangga karena banyak dijual di toko elektronik.

Kelebihan setrika listrik:
- Harganya Murah.
- Tidak ada proses instalasi yang rumit.
- Ringan dan mudah menggunakannya.
- Memiliki setelan untuk bahan pakaian tertentu.
Kekurangan setrika listrik:
- Hasil setrika tidak serapi setrika uap.
- Listrik yg digunakan besar.
- Dapat merusak sablon kaos yg terbuat dari rubber (karet).

B. Mesin Setrika Uap Laundry :



Kelebihan setrika uap:
- Hasil setrikaan lebih rapi dan licin.
- Proses penyetrikaan lebih cepat.
- Tidak memerlukan listrik (khusus boiler gas)
- Dapat menghambat kelunturan dan sablon pada kaos tidak rusak.
- Lebih awet dan tahan lama (dari pengalaman pribadi)
Kekurangan setrika uap:
- Harga lebih mahal.
- Memerlukan instalasi boiler (gas/listrik)
- Penggunaan lebih rumit.
- Tidak ada setelan panas.


(MESIN TAMBAHAN)
Mesin tambahan berikut ini adalah mesin-mesin yang bisa anda manfaatkan untuk membantu pekerjaan laundry agar lebih praktis yang sifatnya opsional (boleh ada boleh tidak). Apa saja mesin-mesin tambahan tersebut?


Mesin spotting ini digunakan untuk proses spotting atau menghilangkan noda-noda berat. Biasanya mesin ini digunakan dalam pre-washed laundry agar penghilangan noda berat lebih efektif ketimbang menggunakan sikat/brush. Dengan menggunakan Mesin Spotting ini, anda bisa lebih mudah dan cepat untuk melakukan proses spotting.




Mesin vertical steamer biasanya digunakan untuk merapikan pakaian yang berbahan khusus tetapi bisa juga untuk dry cleaning. Mesin steamer ini hampir sama kerjanya dengan mesin setrika uap, bedanya penggunaanya secara vertical (keatas dan kebawah)

Dalam usaha laundry kiloan, terkadang pelanggan suka memasukan pakaian yang berbahan mudah rusak kalau di setrika biasa seperti silk (sutera) atau bahan yang mudah mengkerut seperti baju olah raga atau celana training. Penggunaan vertical steamer dapat membantu anda untuk merapikan pakaian berbahan khusus tersebut.

Selasa, 07 Juli 2015

Cara Mengoperasikan Laundry dari Awal sampai Akhir


Dari tahun ke tahun semankin banyak alat-alat teknologi berkembang canggih  dan masyarakat pun semakin mudah untuk menemukan dan melakukannya.
Seperti jasa satu ini, Laundry Kiloan. Usaha Laundry Kiloan sudah menjamur dimanca negara, termasuk Indonesia. Usaha ini pun sudah mendapat lirikan banyak dari para pengusaha-pengusaha baru. Jasa Laundry Kiloan akan membantu Anda yang mempunyai waktu terbatas untuk melakukan cuci-mencuci pakaian. Dengan pembayaran yang sangat terjangkau, Anda sudah bisa mendapatkan pakaian menjadi bersih, harum dan rapi secara instan. Itulah tujuan Laundry Kiloan ‘Membantu Anda yang sangat sibuk untuk melakukan proses cuci-mencuci’.

Seperti judul diatas ‘Cara Mengoperasikan Laundry dari Awal sampai Akhir’ akan memberikan petunjuk atau tahap-tahap untuk para Laundries melakuan satu demi satu cara yang baik dan benar.
1. Penerimaan Pelayanan
Sebelum melakukan cuci-mencuci, pastinya Anda akan melakukan hal ini terlebih dahulu.
Bertemu dengan konsumen (pemilik pakaian) dan lakukan penerimaan layanan. Lakukan dengan teliti, hitung berat dengan akurat, pencatatan jumlah berat, jenis apakah yang dipilih, lama layanan, harga dan atas nama siapakah layanan tersebut.
Note :
Buatlah pada bon 3 lapis untuk:
Lapis pertama untuk konsumen, jika pembayaran lunas.
Lapis kedua untuk konsumen, jika pembayaran separuh harga atau saat selesai layanan.
Lapis ketiga untuk kasir, adalah arsip pemasukkan jasa yang telah dilakukan.
Disarankan untuk melakukan layanan per konsumen, untuk menghindarkan resiko pakaian tertukar antara konsumen satu dengan yang lain.
2. Prose cuci-mencuci
Dilangkah berikut ini, hati-hatilah sebelum Anda memulainya, pilihlah jenis pakaian sebelum memasukkannya. Pisahkan antara pakaian berwarna dan jenis bahan. Hal ini harus diperhatikan dengan teliti, agar terhindar dari resiko kerusakan dari pakaian tersebut.
Masukkan sabun cuci baju kedalam dispanser dan tak lupa softenernya dan biarkan bekerja sampai selesai.
Jika terdapat pakaian terbuat dari bahan khusus, baiknya dipisahkan dan cuci dengan cara manual. Karena setiap bahan memiliki daya penyusutan yang berbeda-beda.
3. Pengeringan
Cara ini adalah mengeringkan total sampai ke 100%, disini harus dicermati. Untuk pakaian yang bersifat poliuretan dan lycra (seperti : baju renang, tali kur, sweater parasut,dll) harus diperhatikan selalu, karena bahan tersebut mengandung serat plastik dan karet. Jadi pada saat pengeringan/ dryer cukp 15 sampai 20 menit.
Note :
Disarankan untuk sarung bantal yang memiliki pinggiran dari tali kur, jangan dimasukkan kedalam dryer. Karenakan akan terjadinya kerut penyusutan.
4. Pengrapian atau Penyetrikaan
Tahap ini adalah sebelum akhir. Setelah pakaian kering dari dryer bisa Anda laukan untuk penyetrikaan, agar pakaian tidak kusut dan terlihat rapi. Pastikan semua sisi rapi dan hati-hati untuk daerah bahan sensitif (seperti label dibagian bawah baju dan merek yang terdapat setiap pakaian), karena akan membuatnya meleh dan memberi efek gatal pada saat dikenakan. Setelah penyetrikaan telah rapi, diamkan selama kurang lebih 10 menit untuk menghilangkan sisa panas dan berilah parfum khusus laundry yang berfungsi untuk memberikan kesegaran yang tahan lama.
5. Pengepakkan
Tahap ini adalah tahap terakhir, dimana pakaian yang sudah rapi dari penyetrikan yang didiamkan sekitar 10 menit agar sisa panasnya menghilang bisa dimasukkan kedalam plastik pengepakkan. Buatlah hasil pengepakkan yang rapi dan tidak memiliki celah, agar disaat dijinjing tidak kusut.
6. Sentuhan terakhir
Ini adalah langkah terakhir setelah semua pengerjaan dari awal telah selesai. Setelah pakaian dipak, ada baiknya letakkan di susunan kabinet atau rak yang memang khusus dibuat agar memudahkan pengambilan oleh pemiliknya nanti, jangan lupa berikan tanda dari setiap konsumen yang melakukan jasa laundry. Agar tidak terjadinya kesalah kepemilikkan dari pakaian tersebut.

Tahap-tahap ini adalah tahap standarisasi yang dikerjakan oleh jasa pelayanan Laundry Kiloan yang telah di coba sebelumnya.  Dan hasilnya pengerjaan pun tidaklah menjadi tertumpuk-tumpuk, hemat waktu pengerjaan dan bisa mengerjakan pembukuan usaha laundry.

Minggu, 14 Juni 2015

Memulai Usaha Laundry

Bagaimana memulai bisnis laundry? Mulai dari modalnya, perincian biaya untuk membeli alat dan fasilitas yang harus dipenuhi, hingga perkiraan pengeluaran per bulan dalam bisnis laundry dan keuntungannya. Selain itu, jika ingin ber-partner apa saja kriteria partner bisnis yang baik dan dapat dipercaya? Jika kita tak sanggup membeli alat atau fasilitas berat seperti mesin cucinya, apakah bisa menyewanya?

Di Indonesia ada beberapa jenis usaha yang masih termasuk ke dalam kategori bisnis laundry alias cuci-mencuci baju.

Bisnis laundry dari jenis yang paling sederhana dikenal dengan cuci-setrika. Bisnis ini biasanya menjamur di daerah yang banyak terdapat kos-kosan atau rumah kontrakan, dimana penyewa kos atau kontrakan tak sempat atau tak bisa melakukan cuci dan setrika baju sendiri. Biasanya ini dikerjakan oleh pembantu atau penjaga kos-kosan itu.

Sementara bentuk laundry yang canggih di Indonesia dari dulu dikenal dengan istilah binatu. Dalam bahasa modern saat ini lebih dikenal dengan istilah laundry & dry clean, dimana untuk laundry pakaian dicuci menggunakan mesin cuci. Sedangkan untuk dry clean pakaian dibersihkan dengan cairan kimia khusus yang bisa membersihkan dan merontokkan kotoran di pakaian tanpa dicuci secara biasa.
Usaha jenis ini yang dulu hanya dilakukan secara rumahan atau terdapat di hotel-hotel mewah untuk fasilitas tamunya, lalu mulai menjamur di tahun 1990-an, sejak dimulainya sistem franchise (waralaba) bisnis ini dari luar negeri.

Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir juga menjamur bisnis sejenis yang menggunakan waralaba lokal dan sistem agency yang bisa memberikan layanan dengan harga lebih terjangkau. Layanan, yang tadinya hanya diperuntukkan bagi masyarakat kelas atas, kini bisa dinikmati masyarakat kelas menengah ke bawah.

Tak berhenti sampai di situ, kombinasi antara layanan murah dengan layanan cuci-setrika tadi berkembang lebih kreatif lagi dengan munculnya laundry kiloan. Yaitu laundry biasa, tapi dengan harga yang dibayarkan berdasarkan hitungan kilogram (bukan per potong pakaian).

Nah, bila Anda menginginkan bisnis laundry untuk kelas menengah yang bisa terjangkau seluruh lapisan, mari kita lihat persiapan apa saja yang harus dilakukan.

Pertama, modal untuk investasi yang dibutuhkan untuk lokasi penjualan (outlet tempat menerima pelanggan atau cucian), lokasi mencuci, dan peralatan berupa mesin-mesin yang dibutuhkan, serta instalasi air, listrik, dan buangan air kotor.

Lokasi tempat menerima cucian dan tempat mencuci bisa dilakukan di tempat yang sama atau terpisah, mengingat dibutuhkan instalasi air yang memerlukan ruang dan biaya yang juga besar.

Ada pun mesin yang dibutuhkan adalah: cash register (mesin hitung uang), mesin cuci baju kapasitas besar/ industri, mesin pengering baju kapasitas besar, mesin setrika press besar, dan setrika tangan. Ini minimum standar mesin yang dibutuhkan untuk memulai usaha ini. Jika jumlah cucian belum terlalu banyak, mesin press (setrika otomatis) bisa digantikan seterika tangan yang harganya jauh lebih murah.

Mesin cash register digunakan di lokasi penerima cucian untuk mencatat dan menerima transaksi keuangan. Mesin cuci digunakan untuk mencuci pakaian yang bisa dicuci dengan mesin biasa, sedangkan pakaian yang tak bisa dicuci dengan mesin cuci biasa harus dicuci secara terpisah.
Kendati Indonesia negara tropis dengan matahari yang terus bersinar, kita tak bisa mengandalkan matahari untuk mengeringkan cucian. Selain itu, diperlukan ruang jemuran yang amat besar untuk mengeringkan pakaian. Bila musim hujan tiba, akan sulit untuk mengeringkan pakaian. Maka, dibutuhkan mesin pengering cucian.

Mesin setrika (press) otomatis juga diperlukan, tapi untuk mendapatkan press-line atau garis setrika yang jelas dan tegas biasanya tukang cuci lebih menyukai setrika tangan yang berat, karena memberikan hasil yang jauh lebih maksimal, meski membutuhkan tenaga pekerja lebih banyak.
Sedangkan untuk biaya operasional sehari-hari komponennya: biaya sewa tempat deterjen dan pelunak cucian, air, bahan kimia untuk dry-clean, dan SDM (pekerja). Untuk lokasi bisa di rumah sendiri, terutama lokasi untuk tempat mencuci. Sedangkan air, bisa pakai air tanah, tapi usahakan disaring lebih dulu karena air tanah yang kotor bisa merusak pakaian.

Di beberapa laundry modern, biasanya menggunakan mesin penyaring air sebelum digunakan atau mesin daur ulang air. Beberapa laundry modern yang lebih mewah dan mahal bisa menggunakan air minum mineral untuk mencuci pakaian pelanggan. Dibutuhkan 1 orang pekerja di tempat penerima cucian, 2 orang pekerja di tempat pencucian, 1 orang untuk mencuci, dan 1 orang lagi untuk setrika pakaian.

Modal terbesar yang harus dipersiapkan adalah untuk pembelian mesin-mesin dan sewa tempat. Adapun harga mesin relatif ke jenis mesin yang ingin dibeli. Mesin cuci punya spesifikasi, tergantung dari jumlah kilogram yang ingin dicuci apakah 10 kg, 20 kg, 30 kg, dan seterusnya, begitu juga dengan mesin pengering. Untuk mesin-mesin kelas industri keluaran Jerman memiliki kualitas terbaik, tapi harganya jauh lebih mahal dibandingkan mesin keluaran Jepang.

Untuk memulai usaha jenis rumahan, Anda bisa memakai mesin rumahan, tetapi daya tampung cucinya kurang besar. Sehingga bila permintaan cucian meningkat Anda harus menggunakan beberapa mesin cuci. Berbisnis laundry mengandalkan kuantitas yang besar, karena keuntungan per potong dari sisi nominal tak terlalu besar.

Maka, pemasaran atau jumlah cucian akan amat menentukan kapan investasi Anda kembali modal serta keuntungan yang ingin diraih. Jika usaha ini ingin dilakukan dengan skala menengah memang dibutuhkan modal yang cukup besar, antara ratusan juta sampai satu miliar rupiah.

Ber-partner jadi salah satu alternatif yang bisa dilakukan. Namun, mencari partner pun tak mudah. Harus ada kecocokan dan kesamaan visi dan misi dalam menjalankan usaha bersama. Juga harus ada hitung-hitungan tegas dan jelas dalam modal serta sistem bagi hasil. Jika tak dibuatkan dalam bentuk legal (badan hukum), harus ada perjanjian bersama yang mengikat.

Banyak sekali seluk beluk soal bisnis ini yang bisa Anda ketahui jika ingin memulainya di level menengah. Untuk informasi lebih lanjut, ada asosiasi atau perkumpulan dari pengusaha laundry (khususnya laundry menengah dan besar), dimana Anda bisa bertanya lebih spesifik dan mendetail seputar usaha ini. Salam usaha!

 

Copyright @ 2013 Yuk Bicara Laundry.